Jumat, 28 Juli 2017

Apa Istimewanya Peringatan Hari Anak Nasional 2017?
Tak ubahnya manusia dewasa, anak-anak pun memiliki andil dalam dunia ini. Sebelum menjadi manusia dewasa, mereka pun pernah merasakan menjadi yang namanya anak-anak. Tanggal 23 Juli 2017 ini bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional dengan tema “Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga" dengan pesan utama 'Saya Anak Indonesia, Saya Gembira". Menyimak pemberitaan di media masa dan media sosial, semua warga Indonesia merayakan Hari Anak Nasional dengan cara mereka masing-masing.
Presiden RI, Joko Widodo dan Iriana Joko Widodo beserta rombongan lain menghadiri peringatan hari anak nasional 2017 di Pekanbaru, Riau. Mengapa perayaan Hari Anak Nasional dipusatkan di Pekanbaru, Riau? Karena menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam pertemuan Forum Anak Nasional di Hotel Labersa, Kampar, Riau, Sabtu (22/7/2017), Masih banyak terjadi kekerasan terhadap anak di Sumatera ini dan Riau. Baik kekerasan fisik, kekerasan psikis juga kekerasan seksual. Jokowi dan rombongan disuguhi dengan permainan-permainan klasik seperti petak umpet, tarik tambang, ular tangga dan lainnya. Mereka tampak bahagia, tiada kesedihan yang terjadi di hari itu. Yang lebih mengejutkan Jokowi dan ibu Jokowi memainkan sebuah trik sulap yang sangat menghibur ribuan anak di Pekanbaru ini.
Tak ketinggalan sosok artis muda Indonesia ini merayakannya dengan mengunggah foto bersama anak-anak di sebuah lokasi daerah Sumba, Nusa Tenggara Timur pada akun Instagramnya. Dian menambahkan caption yang dikutip dari Presiden ke-35 Amerika Serikat, John F Kennedy, “Children are the living messages we send to a time we will not see” dan juga di imbuhkan “selamat hari anak nasional 2017, semoga anak-anak Indonesia akan tumbuh menjadi menjadi generasi terbaik negeri ini #harianaknasional #ibutangguh”.
Anak adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga, disayangi dengan sepenuh hati.  Tidaklah dari kita memiliki niat sedikitpun untuk menyakiti anak-anak. Untuk memulainya kita mulai dari hal yang terkecil, ya keluarga. Keluarga adalah unit terkecil sebagai tolak ukur kesejahteraan dan keharmonisan di negara kita. Dalam sebuah keluarga yang harmonis sangat minim sekali terjadi kekerasan pada anak, dan kasih sayang dari orang tua juga mempengaruhi pola kembang anak sehingga anak tidak salah memilih pergaulan sehingga terjerumus dalam hal yang berbahaya dan merugikan dirinya dan juga Negara.
Di peringatan hari anak nasional 2017 masih banyak anak yang tidak bebas menikmati masa kecilnya dengan belajar dan bermain bersama teman-teman sebanyanya. Mereka sudah  disibukkan dengan kerasnya dunia, mereka bekerja untuk menyambung hidup dan meringankan beban dorang tua. Ada juga anak yang yang tinggal dalam rumah tahanan bersama sang ibu karena kesalahan daripada ibu mereka. Tapi mereka tidak merasa tertekan dengan hal ini, mereka masih bisa tersenyum dan tertawa dengan lepas, tanpa ada beban yang membelakangi pundak mereka. Anak-anak tanpa dosa itu harus menanggung apa yang orang tua mereka lakukan sebelumnya.
Masih banyak contoh yang harus kita teladani dalam menjaga aset negara, anak-anak. Semoga di peringatan Hari Anak Nasional 2017 ini, anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi penurus yang hebat dan tangguh. Tanpa adanya unsur kekerasan dari keluarga, teman dan lingkungan sekitar. Marilah kita jaga keluguan dan kepolosan anak-anak agar tidak tercemar dengan budaya-budaya yang merusak moral dan etika anak bangsa. Lebih kenalkan anak dengan Tuhannya, kodratnya dan juga budayanya. Tumbuhkan kasih sayang dalam hati dan pikran anak-anak, ajarkan sopan santun sehingga mereka bisa tumbuh menjadi orang-orang yang baik terhadap semua tanpa terkecuali.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar